Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Permainan Tradisional (Lato-lato CS) VS Game Online (FF CS)




Beritapanas.com - Permainan tradisional telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat di seluruh dunia. Permainan tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang banyak bagi anak-anak, seperti meningkatkan kemampuan motorik, mengembangkan keterampilan koordinasi mata-tangan, dan menjadi sarana bermain sosial yang bermanfaat.

Permainan tradisional tidak memerlukan gadget atau komputer untuk dimainkan, sehingga anak-anak dapat bermain dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Selain itu, permainan tradisional juga tidak membutuhkan koneksi internet, sehingga anak-anak dapat bermain kapan saja dan di mana saja.

Permainan tradisional juga dapat menjadi pilihan yang lebih baik daripada game online, karena tidak mengandung konten yang tidak sesuai atau tidak pantas untuk anak-anak. Permainan tradisional tidak memiliki konten yang dapat memicu kecanduan, seperti yang sering terjadi pada game online.

Oleh karena itu, permainan tradisional dianggap lebih baik daripada game online karena dapat memberikan manfaat yang lebih banyak bagi anak-anak, seperti meningkatkan kemampuan motorik, mengembangkan keterampilan koordinasi mata-tangan, dan menjadi sarana bermain sosial yang bermanfaat. Anak-anak juga dapat terhindar dari konten yang tidak sesuai atau tidak pantas yang sering terdapat pada game online.

Melatih kemampuan motorik pada anak merupakan hal yang sangat penting, karena kemampuan motorik merupakan dasar untuk mengembangkan berbagai keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak yang memiliki kemampuan motorik yang baik akan lebih mudah mengembangkan keterampilan seperti menulis, membaca, dan menggunakan peralatan makan.

Melatih kemampuan motorik juga dapat membantu anak-anak dalam mengembangkan kemampuan berpikir dan memecahkan masalah. Anak-anak yang memiliki kemampuan motorik yang baik akan lebih mudah dalam menyelesaikan puzzle atau permainan logika lainnya.

Permainan tradisional merupakan salah satu cara yang efektif untuk melatih kemampuan motorik pada anak. Permainan tradisional seperti tek-tek, lato-lato, atau kato-kato dapat membantu anak-anak dalam mengembangkan koordinasi mata-tangan, kecepatan, dan kekuatan.

Permainan tradisional Lato-Lato yang viral di media sosial beberapa waktu lalu ternyata tidak hanya populer di Indonesia, tapi juga di negara lain. Menurut beberapa sumber, permainan ini pertama kali dimainkan oleh anak-anak di Britania Raya dan Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Permainan ini terkenal dengan sebutan "klackers balls" atau "clackers balls" di Inggris. Namun, pada tahun 1970-an, peredaran mainan ini sempat dihentikan di Inggris karena dianggap terlalu berbahaya bagi anak-anak. 

Meski demikian, permainan Lato-Lato masih terus dimainkan oleh anak-anak di Indonesia hingga saat ini. Permainan ini menjadi sangat populer di kalangan anak-anak Sulawesi Selatan dan kemudian viral di media sosial. Permainan ini dapat meningkatkan kemampuan motorik anak-anak dan mengembangkan keterampilan koordinasi mata-tangan.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan kesempatan pada anak-anak untuk bermain permainan tradisional sejak dini, agar dapat membantu dalam mengembangkan kemampuan motorik mereka. Selain itu, orang tua juga dapat memberikan latihan motorik tambahan, seperti melatih anak-anak untuk menggambar, menggunting, atau menyusun blok. Dengan demikian, anak-anak dapat terus mengembangkan kemampuan motorik mereka seiring dengan perkembangan usianya.

Post a Comment for "Permainan Tradisional (Lato-lato CS) VS Game Online (FF CS)"